Transformasi Budaya Kerja: Jepang Dorong Keterlibatan Ayah dengan Rencana Wajib Cuti Ayah

Transformasi Budaya Kerja: Jepang Dorong Keterlibatan Ayah dengan Rencana Wajib Cuti Ayah

Seorang Ayah dan anaknya di Jepang

Bersatunews Jakarta – Tokyo, 1 Maret 2024 – Pemerintah Jepang merencanakan langkah maju yang signifikan dalam mendukung keterlibatan ayah dalam tugas-tugas membesarkan anak dengan mengenalkan kewajiban bagi perusahaan-perusahaan besar untuk menetapkan dan mengungkapkan target cuti ayah mulai April 2025.

Menurut laporan dari Japan Today, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang berencana menerapkan rancangan undang-undang ini pada sekitar 50 ribu perusahaan dengan lebih dari 100 karyawan. Langkah ini diambil untuk memberikan dukungan kepada orang tua dalam mengelola pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.

Rasio laki-laki yang mengambil cuti melahirkan saat ini hanya mencapai 17,1 persen, berbanding jauh dengan 80,2 persen di kalangan perempuan. Pemerintah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan rasio pengambilan cuti ayah menjadi sekitar 50 persen.

“Rencana cuti ayah tersebut juga akan mencakup target-target seperti jumlah lembur per pekerja penuh waktu,” ungkap Kementerian Kesehatan Jepang.

Dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, perusahaan-perusahaan diharapkan untuk menyusun dan menyampaikan rencana cuti ayah mereka kepada biro ketenagakerjaan di kementerian. Rencana tersebut nantinya akan dipublikasikan, dan perusahaan yang tidak memenuhi target dapat dikenai rekomendasi atau tindakan lanjutan.

Mulai April 2023, perusahaan dengan lebih dari 1.000 karyawan telah diwajibkan untuk mempublikasikan data persentase pekerja laki-laki yang mengambil cuti melahirkan. Kementerian juga berencana untuk mengajukan rancangan undang-undang lain pada sidang parlemen saat ini untuk memperluas kewajiban pengungkapan data cuti ayah kepada perusahaan dengan lebih dari 300 karyawan mulai April 2025.

Langkah-langkah progresif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih seimbang dan inklusif di Jepang. Kesetaraan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga menjadi fokus utama, sementara negara berupaya untuk menciptakan perubahan budaya yang positif dalam dunia kerja.

Share

27 thoughts on “Transformasi Budaya Kerja: Jepang Dorong Keterlibatan Ayah dengan Rencana Wajib Cuti Ayah

  1. medication from mexico pharmacy [url=http://foruspharma.com/#]best online pharmacies in mexico[/url] purple pharmacy mexico price list

  2. legal to buy prescription drugs from canada [url=https://canadapharmast.com/#]canada drug pharmacy[/url] canadian pharmacy world reviews

  3. reliable canadian pharmacy [url=https://canadapharmast.com/#]canadapharmacyonline[/url] maple leaf pharmacy in canada

  4. mail order pharmacy india [url=http://indiapharmast.com/#]reputable indian online pharmacy[/url] top 10 online pharmacy in india

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *