Buntut Perang Iran, Kemlu Pastikan Pengiriman TNI ke Gaza Ditunda

Bersatunews, Jakarta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Nabyl A. Mulachela, menyatakan Indonesia resmi menunda pengiriman pasukan perdamaian ke Jalur Gaza. Pasukan TNI ini sedianya akan dikirimkan di bawah bendera Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang dibentuk Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Penundaan pengiriman pasukan tersebut tidak terlepas dari eskalasi perang yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran. Selain menunda pengiriman pasukan, Kemlu juga memastikan segala pembahasan terkait BoP juga ditangguhkan.

“Kami sampaikan bahwa pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza saat ini ditunda dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan,” kata Nabyl di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Juru bicara Kemlu tersebut menambahkan, partisipasi Indonesia dalam ISF sepenuhnya dalam kendali nasional dan berdasarkan mandat Dewan Keamanan PBB.

“Partisipasi Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) berada sepenuhnya di bawah kendali nasional Indonesia, serta berlandaskan mandat Dewan Keamanan PBB Resolusi 2803 (2025), serta selaras dengan politik luar negeri bebas-aktif, kepentingan nasional RI dan hukum internasional,” kata Nabyl dikutip Antara.

Sebelumnya, media Israel, KAN melaporkan bahwa Tel Aviv bersiap mengerahkan pasukan internasional di Gaza per Mei 2026. Pengerahan pasukan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.

Media Israel itu melaporkan pasukan internasional tahap awal diperkirakan mencakup sekitar 5.000 personel dari Indonesia, serta puluhan personel dari Albania, Kosovo, Maroko, dan Kazakshtan.

Disebutkan pula bahwa pasukan itu awalnya akan ditempatkan di sekitar kota Palestina yang sedang dibangun dengan dukungan dari Uni Emirat Arab (UEA) di daerah Rafah di Gaza selatan sebelum meluas ke bagian lain dari wilayah tersebut. Kemlu sendiri telah menyatakan bahwa Indonesia akan menangguhkan segala pembahasan tentang BoP usai AS-Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026 lalu.
Sumber

  • Related Posts

    Cuaca Ekstrem 2026: Tantangan Global yang Mengancam Kehidupan Kita

    Bersatunews, Tahun 2026 menunjukkan cuaca yang semakin tidak stabil akibat pemanasan global yang terus berlangsung. Suhu rata-rata Bumi terus menunjukkan angka tertinggi, membuat Januari 2026 tercatat sebagai salah satu bulan…

    TNI Ajukan Permohonan Periksa Korban Penyiraman Air Keras ke LPSK, Empat Prajurit Jadi Tersangka

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengajukan permohonan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memeriksa aktivis KontraS sekaligus korban penyiraman air keras, Andrie Yunus, sebagai saksi dalam proses penyidikan yang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    PELECEHAN SEKSUAL DI FH UI: KAMPUS YANG GAGAL MELINDUNGI

    PELECEHAN SEKSUAL DI FH UI: KAMPUS YANG GAGAL MELINDUNGI

    Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 jadikan momentum untuk memperbaiki kesejahteraan buruh dan jangan terprovokasi kepentingan kelompok kepentingan

    Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 jadikan momentum untuk memperbaiki kesejahteraan buruh dan jangan terprovokasi kepentingan kelompok kepentingan

    Cuaca Ekstrem 2026: Tantangan Global yang Mengancam Kehidupan Kita

    Cuaca Ekstrem 2026: Tantangan Global yang Mengancam Kehidupan Kita

    TNI Ajukan Permohonan Periksa Korban Penyiraman Air Keras ke LPSK, Empat Prajurit Jadi Tersangka

    TNI Ajukan Permohonan Periksa Korban Penyiraman Air Keras ke LPSK, Empat Prajurit Jadi Tersangka

    “Politik Maruk, Dulu Dwifungsi, Sekarang Multi Fungsi?” Kritik Tajam atau Sekadar Distorsi Realitas

    “Politik Maruk, Dulu Dwifungsi, Sekarang Multi Fungsi?” Kritik Tajam atau Sekadar Distorsi Realitas

    Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi Tambang PT AKT Izin Dicabut Sejak 2017 Namun Operasi Berlanjut

    Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi Tambang PT AKT Izin Dicabut Sejak 2017 Namun Operasi Berlanjut